Pesan seorang Daei kepada daie


alHamdulillah, dengan izinNya Kursus Pemantapan bimbingan rakan Sebaya selesai dijalankan dengan jayanya. Terima kasih kepada semua yang terlibat secara langsung mahupun tidak langsung dalam menjayakan kursus ini. Mudah-mudahan setiap sendi yang bergerak dalam menterjemah rasa cinta terhadap agamaNya dikira Allah sebagai amal dan lambang pengabdian diri seorang hamba kepada Tuhannya yang Maha Berkuasa.

Pesanku kepada diriku dan kepada setiap insan yang bergelar daie :

“ ingatlah, dalam meniti perjalanan agung menyelusuri jejak langkah kekasih Allah sayyidina Muahammad sallallahualaihiwasallam, menyeru umat manusia mentauhidkan Allah taala dalam setiap saat nafas ,hubungkanlah dirimu dengan sayyidul Anam Muhammad sallallahualaihiwasallam dalam setiap ketika kerna Bagindalah pembuka pintu perjalanan seorang hamba menemui Tuhannya. Dengan suluhan cahaya Kekasih Allah, akan terlihat mata hatimu dalam mengenal mana bisikan syaitan mana ilham Ilahi.

Bila hati dan aqal bersatu, hati yang hidup dengan kalimah Allah,Allah,Allah…, memandu aqal yang salim sejahtera menundukkan nafsu hayawani dan syaithoni, maka bersihlah hati dan aqalmu dari kekotoran kemaksiatan..inilah yang menghijab dirimu bertemu dengan-Nya, menghijab dirimu dari bertemu sayyidina Muhammad sallallahualaihiwasallam. Menghijab amal dari kehadiran barakah dan redha Allah Taala…

Andai dirimu terasa terbeban dengan amal ini, itulah bisikan sang Jahannam yang mahu merobek kesetiaanmu pada dakwah, yang mahu melihatmu kalah di dalam jihad, yang mahu melihat putus asamu dalam perjuangan….andai dirimu terasa diri tidak layak memikul tanggungjawab ini, itulah racun bisa musuhmu yang disuntik ke hatimu…bukankah Allah itu tidak mentaklifkan sesuatu itu kepada hambaNya melainkan yang mampu dipikulmu. Bukankah Dia yang menciptamu, Maha Mengetahui Allah Taala akan setiap jiwa makhlukNya. Allah itu Maha Pengasih akan para hambaNya. Andai dirimu diselubungi dosa hitam yang menggunung, ingatlah ia sebenarnya sangat kecil bila dibanding dengan keampunanNya. Mohonlah taubat kepada-Nya, bermunajatlah……

Hayatilah bait-bait syair karangan seorang wali Allah, al Imam habib Abdullah al Haddad ;

قَدِ اسْتَعَنْتُكَ رَ بِّي عَلَى مُدَاوَاةِ قَلْبِى

وَحَلِّ عُقْدَةَ كَرْ بِي فَانْطُر ْإِلَى الْغَمِّ يَنْجَالْ

Sungguh aku telah memohon pertolongan Mu Wahai Penciptaku untuk mengobati penyakit hatiku dan melepaskan ikatan ikatan kesulitanku, maka lihatlah dan pandanglah dengan kasih sayang Mu kepada kegelisahanku yang berkobar.

يَارَبِّ يَاخَيْرَ كَا فِي اُحْلُلْ عَلَيْنَا الْعَوَافِي

فَلَيْسَ شَيْء ثَمَّ خَافِِي عَلَيْكَ تَفْصِيْل وَإِجْمَالْ

Wahai Penciptaku, Wahai sebaik-baik yang mencukupi hamba-Nya limpahkanlah atas kami kesembuhan-kesembuhan (kesembuhan hati dan jasmani) hingga tidak tersisa sedikitpun, atas-Mu lah segala perincian dan ringkasan masalah.

يَارَبِّ عَبْدُ كَ بِبَا بِكَ يَخْشَى أَلِيْمَ عَذَا بِكَ

وَيَرْ تَجِي لِثَوَا بِكَ وَغَوْثُ رَحْمَتِكَ هَطَّالْ

Wahai Pencipta hamba-Mu tegak di pintu-Mu, merisaukan pedihnya siksa dan sangat mengharapkan ganjaran dan derasnya Rahmat-Mu yang sangat lebat.

وَقَدْ أَتَا كَ بِعُذْ رِهِ وَبِا نْكِسَا رِهِ وَفَقْرِهِ

فاهْذِ مْ بِيُسْرِك عُسْرِهِ بِمَحْضِ جُوْدِك وَالإ فضالِ

Dan hamba-Mu telah dating kepada-Mu dengan kehinaan dan segala kelemahan dan dengan hati yang hancur dan dengan kemiskinannya. Maka musnahkanlah dengan kemudahan-Mu segala kesulitannya dengan limpahan kemurahan-Mu dan anugrah-Mu yang agung.

وَامْنُنْ عَلَيْهِ بِتَوْبَةٍ تَغْشِلْهُ مِنْ كُلِّ حَوْبَةٍ

وَاعْصِمْهُ مِنْ شَرِّأَوْبَةٍ لِكُلِّ مَا عَنْهُ قَدْ حَالْ

Dan anugerahkanlah kepadanya taubat dengan siraman yang memandikannya dari setiap kotoran. Dan lindungilah ia dari keburukan tempat kembali, dari apa yang telah menimpanya dari segala kehinaan.

فَأَ نْتَ مَوْلَىالْمَوَالِي اَلْمُنْفَرِدُ بِا لْكَمَا لِ

وَبِالْعُلاَ وَالتَّعَالِي عَلَوْتَ عَنْ ضَرْبِ اْلأَمْثَالْ

Maka Engkau adalah raja dari para raja yang tunggal dalam kesempurnaan. Dan dengan segala ketinggian dan keluhuran maka engkau telah teragungkan dari segala yang dicontohkan atas-Mu.

جُوْدُكَ وَفَضْلُكَ وَبِرُّكَ يُرْجى وَبَطْشُكَ وَقَهْرُكَ

يُخْشَى وَذِكْرُكَ وَشُكْرُكَ لاَزِمُ وَحَمْدُكَ وَاْلإِجْلاَ لْ

Kemurahan-Mu, Anugerah-Mu dan kasih sayang-Mu sangat diharapkan, dan kemurkaan-Mu serta kemarah-Mu sangat dirisaukan, maka mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu merupakan kewajiban demikian pula pujian kepada-Mu dan pengagungan atas-Mu.

يَا رَبِّ أَنْتَ نَصِيْرِيْ فَلَقِّنِيْ كُلَّ خَيْرِيْ

وَاجْعَلْ جِنَانَكَ مَصِيْرِيْ وَاخْتِمِ بِاْلإِ يْمَانِ اْلاجَالِ

Wahai pencipta, Engkau adalah penolongku maka pertemukanlah aku kepada setiap perlakuan baikku, jadikanlah surga-Mu sebagai tempat kembaliku dan jadikanlah akhir hidupku dengan keimanan.

وَصَلِّ فِي كُلِّ حَالَةٍ عَلَى مُزِيْلِ الضَّلاَ لَةِ

مَنْ كَلْمَتْهُ الْغَزَالَةَ مُحَمَّدِ اهَادِيِ الدَّالِ

Dan shalawat pada setiap keadaan-Nya ats penghapus segala kebhatilan (SAW) yang telah berbicara kepada seekor kijang, Muhammad pemberi hidayah dan petunjuk.

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ شُكْرًا عَلَى نِعَمِ مِنْهُ تَتْرًى

نَحْمَدُهُ سِرًّا وَجَهْرًا وَبِالْغَدَايَاوَاْلأَصَالِ

Dan segala puji bagi Allah dan syukur atas ni’mat-ni’mat-Nya yang berlimpah, kami memuji-Nya dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan pada pagi dan petang.

Ayuh, bangunkan rohmu dengan ketauhidan kepada Allah Taala..tinggalkan penyembahanmu kepada nafsu bersulamkan benang emas syaitaniyah. Bangunkan rohmu dengan cinta Allah dan cinta Rasul sallallahualaihiwasallam, cinta kepada para alim ulama, auliyaa’ dan solihin yang meneruskan perjuangan membawa panji Islam ke seluruh dunia.. hafizohumuLLAH taala. Semoga dengan membaranya cinta ini, Allah Taala akan membuka pintu makrifahNya ke dalam hati-hati kalian, melimpahkan nur-Nya di setiap jiwa yang subur dengan bajaan iman dan taqwa, mencampakkan kekuatan ke dalam diri untuk mengibarkan panji Tauhid ke seluruh umat manusia. Amin Ya Rabb!!!

Al-Fatihah buat RasuliLLAH sallallahualaihiwasallam, ahlul Bait, para Sahabat ridhwanuLLAHi alaihim, ulama, Auliyaa’ dan Solihiin, Para Mujahidin, para penyeru ke jalan ALLAH…….

Category:
Reactions: 

0 comments:

Share

Twitter Facebook